Kakek Saili Dikabarkan Hilang di Hutan Desa Payak, Ditemukan Selamat di Desa Dendang

Berita531 Dilihat

BANGKA BARAT — Kakek Saili ( 70 ) warga Desa Payak Simpang Bulin, Kecamatan Kelapa yang dikabarkan hilang saat mencari kayu bakar, ditemukan dalam keadaan selamat, Selasa ( 17/10/2023 ).

Saili ditemukan warga Desa Dendang bernama Misran sekitar pukul 08.30 WIB di perkebunan kelapa sawit Desa Dendang, Kecamatan Kelapa, Kabupaten Bangka Barat.

Komandan Pos SAR Mentok Supani mengatakan, di hari kedua operasi pencarian, Tim SAR Gabungan masih bersiaga untuk aksi selanjutnya, namun beruntung Saili sudah ditemukan oleh Misran yang melaporkan hal tersebut kepada mereka.

Selanjutnya Saili pun dievakuasi dan berhasil tiba di rumahnya di Desa Payak dengan selamat.

“Hari kedua kami masih stand by untuk melakukan pencarian, namun Pak Saili ditemukan oleh warga Desa Dendang bernama Pak Misran. Posisi Pak Saili ditemukan saat berada di Pondok Pak Misran di daerah Dendang jaraknya berkisar belasan kilometer dari titik kakek Saili dikabarkan hilang,” terang Supani, Selasa ( 17/10/2023 ).

“Jadi pukul 08.30 WIB Saili ditemukan Pak Misran, beliau melaporkan penemuan ini kepada kami di lapangan secara langsung. Selanjutnya Pak Saili diantar ke rumahnya di Desa Payak,” lanjut Supani.

Supani berterima kasih kepada semua pihak yang terlibat dalam operasi pencarian, terutama masyarakat setempat yang sangat antusias membantu Tim SAR Gabungan.

Kondisi Saili terlihat sehat dan tidak terluka atau sakit. Bahkan dia masih bisa duduk dan minum air mineral ketika tiba di rumahnya.

Diberitakan sebelumnya, seorang kakek berusia 70 tahun bernama Saili, warga
Desa Payak Simpang Bulin, Kecamatan Kelapa, Kabupaten Bangka Barat dikabarkan hilang di hutan Desa Payak sejak kemarin, Minggu ( 15/10/2023 ).

Informasi awal dari Kantor Pencarian dan Pertolongan Pangkalpinang, Senin, 16 Oktober 2023, laporan orang hilang tersebut diterima Senin ( 16/10 ) pukul 10.38 WIB dari Wandi, warga desa setempat.

Berdasarkan laporan tersebut, kakek Saili sejak Minggu kemarin sekira pukul 09.00 WIB pergi mencari kayu bakar ke hutan di Desa Penyak, namun hingga sekarang tidak kunjung pulang ke rumah. Warga berusaha mencari korban hingga pagi ini namun belum ditemukan.

Kansar Pangkalpinang berkoordinasi dengan masyarakat serta pihak keluarga korban segera melakukan upaya pencarian.

Sumber: SK